Jenis Multiplexing dan Cara Kerjanya pada Jaringan Komputer


Salman Tech 42 - Multiplexing adalah teknik di mana aliran analog dan digital berbeda transmisi dapat diproses secara bersamaan melalui tautan bersama. Multiplexing membagi media berkapasitas tinggi menjadi media logis berkapasitas rendah yang kemudian dibagikan oleh aliran yang berbeda.

Komunikasi dimungkinkan melalui udara (frekuensi radio), menggunakan media fisik (kabel), dan cahaya (serat optik). Semua media mampu multiplexing.
Baca di Transmisi Wireless pada Jaringan Komputer
Baca di Media Transmisi pada Jaringan Komputer
Ketika beberapa pengirim mencoba mengirim lebih dari satu media tunggal, sebuah perangkat bernama Multiplexer membagi saluran fisik dan mengalokasikan satu untuk masing-masing. Di ujung lain komunikasi, sebuah De-multiplexer menerima data dari satu media, mengidentifikasi
masing-masing, dan mengirim ke penerima yang berbeda.


Frequency Division Multiplexing 

Ketika pembawa frekuensi, FDM digunakan. FDM adalah teknologi analog. FDM membelah spektrum atau bandwidth operator dalam saluran logis dan mengalokasikan satu pengguna untuk masing-masing saluran. Setiap pengguna dapat menggunakan frekuensi saluran secara independen dan memiliki eksklusif aksesnya. Semua saluran dibagi sedemikian rupa sehingga tidak saling tumpang tindih. Saluran dipisahkan oleh band pengawal. Band pengawal adalah frekuensi tidak digunakan oleh salah satu saluran.

Frequency Division Multiplexing 



Time Division Multiplexing

TDM diterapkan terutama pada sinyal digital tetapi dapat diterapkan pada sinyal analog juga. Dalam TDM, saluran bersama dibagi di antara penggunanya melalui slot waktu. Setiap pengguna dapat mengirimkan data dalam slot waktu yang disediakan saja. Sinyal digital dibagi dalam bingkai, setara dengan slot waktu yaitu bingkai dengan ukuran optimal yang bisa ditransmisikan dalam slot waktu yang diberikan. TDM bekerja dalam mode tersinkronisasi. Kedua ujungnya, yaitu Multiplexer dan De-multiplexer disinkronkan tepat waktu, dan keduanya beralih ke saluran berikutnya secara bersamaan.

Time Division Multiplexing


Ketika saluran A mentransmisikan frame-nya di satu ujung, De-multiplexer menyediakan media untuk menyalurkan A di ujung lainnya. Segera setelah slot waktu saluran berakhir, sisi ini beralih ke saluran B. Di ujung lainnya, De-multiplexer berfungsi secara tersinkronisasi cara dan menyediakan media untuk saluran B. Sinyal dari berbagai saluran perjalanan jalan dengan cara disisipkan.


Baca juga : Transmisi Digital pada Jaringan Komputer

Wavelength Division Multiplexing

Cahaya memiliki panjang gelombang (warna) yang berbeda. Dalam mode serat optik, beberapa operator optik sinyal digandakan menjadi serat optik dengan menggunakan panjang gelombang yang berbeda. Ini adalah sebuah teknik multiplexing analog dan dilakukan secara konseptual dengan cara yang sama seperti FDM tetapi menggunakan cahaya sebagai sinyalnya.

Wavelength Division Multiplexing

Selanjutnya, pada setiap panjang gelombang divisi multiplexing dapat dimasukkan ke mengakomodasi lebih banyak sinyal data.



Code Division Multiplexing

Beberapa sinyal data dapat dikirim melalui satu frekuensi dengan menggunakan Code Division Multiplexing. FDM membagi frekuensi dalam saluran yang lebih kecil tetapi CDM memungkinkan penggunanya untuk bandwidth penuh dan mengirimkan sinyal sepanjang waktu menggunakan kode unik. CDM menggunakan kode ortogonal untuk menyebarkan sinyal.

Setiap stasiun ditugaskan dengan kode unik, yang disebut chip. Sinyal bepergian dengan ini kode secara mandiri, di dalam seluruh bandwidth. Penerima tahu sebelumnya
sinyal kode chip yang harus diterima.



Itulah penjelasan Muliplexing pada Jaringan Komputer, menarik bukan?
Sekian untuk post kali ini semoga bermanfaat dan dapat ilmu yang berguna.
Stay Home Stay Safe Stay Life COVID-19
Stay Tune on Salman Tech 42.

どうもありがとうございました…!


Share post ini ke :

Facebook WhatsApp Twitter LINE Linkedin


Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Jenis Multiplexing dan Cara Kerjanya pada Jaringan Komputer"

Post a Comment